Connect with us

Kesehatan

Vaksinasi COVID-19 Perdana di SBT, Sekda Tak Ikut Divaksin

Published

on

BULA, HM- Tim Gugus Tugas (Gustu) Covid-19 Kabupaten SBT bersama  Dinas Kesehatan setempat mulai melakukan vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Sekitar 11 pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) SBT, dua diantaranya termasuk Sekda SBT Syarif makmur batal divaksin karena faktor kesehatan.

Ketua Tim Gugus Tugas (Gustu) Covid-19 Kabupaten SBT, Usman Keliobas mengatakan sesuai rencana awal, terdapat 2.480 vaksi yang dikirim dari provinsi maluku khusus diperuntukan kepada Bupati dan sejumlah pejabat daerah serta Tenaga Kesehatan (Nakes).

Bupati SBT Mukti Keliobas belum di vaksi karena masih berada di luar daerah sedangkan Sekda Syarif makmur saat dilakukan screening pada hari pertama vaksin di Rumah Sakit Umum Bula tidak lolos criteria karena mengalami penyait bawaan.

“sesuai hasil pemeriksaan oleh dr. Maliandro Harahap, Sekda tidak lolos screening karena ada penyakit bawaan yakni Diabetes Mellitus (kencing manis),” kata Keliobas, di Rumah Sakit Umum Bula, Kamis (4/2/2021).

Beberapa Pejabat daerah yang mengikuti vaksinasi antara lain Wakil ketua DPRD SBT, Kapolres SBT, Kejari SBT, Kepala Pengadilan Agama SBT, Kepala Pengadilan Negeri Dataran Hunimua, Danramil Bula, Plt Kadis Kesehatan dan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.

Menurut Keliobas, pemberian vaksin COVID-19 ini tidak serta merta diberikan kepada sembarang orang, namun harus memenuhi beberapa kriteria.

“vaksin diberikan kepada orang tidak mengalami sakit kronis berbahaya, tidak mengalami hipertensi dan penyakit bawaan lainnya. Karna tujuan vaksin itu menciptakan respons anti body, mencega terjangkit virus covid-19 dan melindungi orang orang yang ada di sekitar kita”, jelas keliobas.

Karena kriteria itulah Sekda SBT dan sejumlah pejabat tidak lolos screening, lantaran mempunyai penyakit bawaan.

Tim Gugus Tugas (Gustu) Covid-19 Kabupaten SBT sudah mendistribusi vaksin secara serentak di 15 Kecamatan sejak rabu (3/2/2021), dengan sasaran para tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah sakit dan puskesmas puskesmas.

Pendistribusian di bagi dalam tiga tim yakni tim satu dimulai di 3 kecamatan diantaranya Kecamatan Bula Barat, Werinama dan Kecamatan Siwalalat menggunakan transportasi darat.  

Tim dua di 7 kecamatan yakni Kecamatan  Bula, Teluk Waru, Tutuk Tolu, Kiandarat, Siritaun Wida Timur, Seram Timur dan Kecamatan Kilmury juga menggunakan transportasi darat.

Sedangkan distribusi menggunakan transportasi laut dilakukan oleh tim tiga di 5 kecamatan yakni Kecamatan Pulau Gorom, Gorom Timur, Pulau Panjang, Kesui dan Kecamatan Teor.

“Program vaksinasi tahap pertama ini ditargetkan akan tuntas selama sepekan mendatang” ujar Keliobas. (LX)

Advertisement