Connect with us

Politik

FAHAM “Keok” di MK,  ADIL Siap Dilantik

Published

on

AMBON,HM–Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang diajukan pasangan Fachri Husni Alkatiri-Arobi Kilian (FAHAM). Olehnya itu, KPU akan segera menetapkan paslon Abdul Mukti Keliobas-Idris Rumalutur sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Putusan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada SBT tahun 2020 dengan nomor perkara 117/PHP.BUP-XIX/2021) dibacakan oleh ketua majelis hakim MK, Anwar Usman dalam sidang pembacaan putusan yang digelar lewat streaming, Rabu (17/2).

Dalam eksepsi, MK menyatakan, pertama, eksepsi KPU Kabupaten SBT dan pasangan Abdul Mukti Keliobas-Idris Rumalutur (ADIL) selaku  Termohon dan pihak terkait berkenaan dengan kedudukan hukum Pemohon yakni pasangan Fachri Husni Alkatiri-Arobi Kilian (FAHAM) beralasan menurut hukum.  Kedua, menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum.

Sementara dalam pokok perkara, permohonan Pemohon tidak dapat diterima. “Menyatakan, permohonan Pemohon tidak dapat diterima,”demikian bunyi putusan yang dibacakan Anwar Usman selaku Ketua Majelis Hakim MK dalam sidang tersebut.

Permohonan Pemohon tidak dapat diterima, karena menurut hakim MK, tidak memenuhi syarat formil pasal 158 UU nomor 10/2016 tentang Pilkada.

Hal ini karena selisih suara Pemohon dengan Pihak Terkait (pasangan Abdul Mukti Keliobas-Idris Rumalutur) melebihi 2 persen (1.351 suara dari total 67.594 suara sah).

Berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Seram Bagian Timur Nomor: 540/HK.03.1-Kpt/8105/KPU-Kab/XII/2020 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten SBT Tahun 2020, pasangan Abdul Mukti Keliobas-Idris Rumalutur (ADIL)  memperoleh 31.100 suara (46 persen), pasangan Fachri Hasni Alkatiri-Arobi Kelian 20.939 suara (31 persen), dan pasangan Rohani Vanath- Muhammad Ramli Mahu dengan 15.555 (23 persen).

Selisih suara pasangan ADIL dengan pasangan FAHAM sebanyak 10.161 atau 15.03 persen dari total 67.594 suara sah. Putusan ini akan dijadikan landasan oleh KPU SBT untuk menetapkan pasanga ADIL sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Setelah ditetapkan, KPU SBT akan menyampaikan ke DPRD untuk diparipurnakan. Kemudian DPRD SBT mengusulkan pelantikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat Gubernur Maluku.

“Sesuai aturan dalam waktu dekat kami akan menyampaikan itu ke DPRD SBT untuk diparipurnakan kemudian akan diusulkan ke Kemandagri melalui Gubernur Maluku” kata Ketua KPU SBT, Kisman Kelian. (DIN).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement