Connect with us

Hukum

Ferdinandus Pengedar Sabu Di Ambon Dituntut 8 Tahun Penjara

Published

on

AMBON,HM-Pengedar narkotika jenis sabu sabu di Kota Ambon, Ferdinandus alias Nando dituntut pidana penjara selama 8 tahun Penjara oleh Jaksa penuntut umum Kejati Maluku Ela Ubleeuw. Tuntutan pidana badan atas perbuatan Ferdinandus disampaikan dalam dalam persidangan di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis 25 Maret 2021.

Pengedar sabu ini, dinyatakan Jaksa terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Selian pidana badan, terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar Rp.1 miliar subsider enam bulan kurungan,” sebut Jaksa Ela dalam sidang yang sipimpin Majelis Hakim yang diketuai, Hakim Orpa.

Hal yang memberatkan terdakwa, kata Jaksa, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika, sedangkan yang meringankan terdakwa berlaku sopan dipersidangan dan belum pernah di hukum. “Juha mengakui perbuatanya,” ujar Jaksa Ela dalam amar putusanya.

Dalam dakwaan JPU sebelumnya, menyebutkan, perbutan pidana yang dilakukan terdakwa terjadi pada 21 November 2020, awalnya petugas Ditresnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan bahwa terdakwa sedang menguasai narkoba jenis sabu.

Dari informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan untuk menangkap terdakwa. Petugas kemudiam, mendengar informasi kalau terdakwa sedang berada di jalan depan Gereja Bethel Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Tidak menunggu lama, petugas langsung menangkap terdakwa. Di tangan terdakwa, petugas menemukan barang bukti sabu sebanyak dua paket kecil dengan berat 0.18 gram.

Petugas selanjutnya membawa terdakwa ke kantor Ditresnarkoba kawasan mangga dua Kecamatan Nusaniwe untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Setelah mendengarkan tuntutan jaksa, sidang ditunda hingga Kamis 1 April 2021 untuk mendengarkan pembelaan dari terdakwa. (NAL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement