Connect with us

Politik

DPRD SBT Setuju Terhadap Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026

Published

on

Bula,HM-Rapat Paripurna ke—21 Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2021, dalam rangka Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi-Fraksi dan Persetujuan bersama antara DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur dengan Bupati Seram Bagian Timur terhadap Rancangan Peraturan Daerah dan Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten SBT Tahun 2021-2026 resmi dibuka wakil ketua DPRD Agil Rumakat, dalam ruang paripurna, Selasa (30/11).

Rapat dalam rangka persetujuan terhadap Rancangan Perda dan Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Seram Bagian Timur Tahun 2021-2026 itu disetujui oleh semua fraksi dalam penyampaian pandangan akhir fraksi.

Tujuh Fraksi yang menyetujui itu masing masing, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi NKRI dan Fraksi PDN.

Dalam pandangan akhir masing masing Fraksi, terdapat sejumlah catatan yang disampaikan kepada Bupati SBT yang di wakili oleh Wakil Bupati Idris Rumalutur yang hadir pada paripurna ini.

Wakil Ketua DPRD SBT, Agil Rumakat saat memimpin sidang paripurna menyampaikan sebagaimana ketentuan Pasal 9 ayat (3) huruf a Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Tertib DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur, maka penyampaian Nota Pengantar tersebut merupakan Pembicaraan Tingkat satu dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah yang disampaikan oleh Bupati.

Setelah penyampaian nota pengantar tersebut, dan untuk melaksanakan pembahasan pada pembicaraan tingkat selanjutnya, maka DPRD telah membentuk Panitia Khusus yang ditugaskan untuk mengkaji, membahas, dan melakukan pengharmonisasian Rancangan Perda dan Rancangan Akhir RPJMD Bersama Tim Pemerintah Daerah dan pihak-pihak lainnya.

“Dan Syukur alhamdulillan proses pembahasan’ tersebut telah selesai dilaksanakan oleh Pansus, yang ditandai dengan penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus dalam Rapat Paripurna Ke-19 Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2021”, jelas Rumakat.

Laporan hasil kerja Pansus tersebut merupakan satu kesatuan dalam tahapan pembahasan Rancangan Perda dan Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Seram Bagian Timur Tahun 2021-2026.

Untuk memenuhi kaidah dan ketentuan Pasal 69 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, maka dengan telah selesainya proses pembahasan tersebut, maka pada hari ini DPRD dan Pemerintah Daerah akan melakukan persetujuan secara bersama terhadap Rancangan Perda dan Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Seram Bagian Timur Tahun 2021-2026.

“Rancangan Perda dan Rancangan Akhir RPJMD akhirnya disetujui pada hari ini, selanjutnya akan dijadikan sebagai pedoman dalam penyusunan Renstra Organisasi Perangkat Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah pada setiap tahun anggaran”, ungkap Rumakat.

Oleh karena itu, untuk menjawab visi besar dalam pembangunan daerah selama lima tahun kedepan, maka DPRD mendorong pemerintah daerah untuk membangun ekosistem perencanaan pembangunan daerah yang lebih responsive secara berkelanjutan, dan memperhatikan isu-isu strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan daerah secara inklusif, guna mengurangi kesenjangan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, dan menjaga daya tampung dan daya dukung lingkungan hidup dalam pelaksanaan pembangunan itu sendiri, dengan tetap memperhatikan standar pelayanan minimal pemerintahan.

Rumakat juga menyampaikan catatan penting kepada pemerintah daerah, untuk tetap memperhatikan dengan sungguh-sungguh rencana pembangunan secara berkelanjutan pada sektor infratstruktur dasar pada beberapa wilayah kecamatan, utamanya pembangunan jalan lingkar Kecamatan Kilmuri, Pembangunan Ruas Jalan Banggoi Werinama, dan kelanjutan pembangunan ruas jalan pulau teor, pulau amarsekaru, dan pulau kesui watubela.

“Setelah menyimak Pandangan Akhir Fraksi-Fraksi, maka dapat simpulkan bahwa, seluruh Fraksi menyatakan menyetujui Rancangan Perda dan Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Seram Bagian Timur Tahun 2021-2026”, tutup Rumakat. (Rus)

Advertisement