Connect with us

Ragam

Pencarian Korban Longboat di Perairan Teor Gunakan Pesawat dan Kapal Laut Dari Tual

Published

on

Bula,HM-Pencarian terhadap 8 orang korban yang belum di temukan saat tengelamnya longboat di kawasan perairan kesui dan teor terus dilakukan.

Sekitar pukul 09.00 WIT pesawat milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) bersama Basarnas dan Bakamla Tual ikut serta dalam proses pencarian, Jumat (25/3/2022).

Kapolres SBT, AKBP Andre Takendar, kepada headlinemaluku.com mengatakan Pesawat PSDKP mulai take off dari Bandara Karel Saidsuitubun Langgur menuju lokasi kejadian di sekitar perairan Kecamatan Kesui dan Kecamatan Teor Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

“Pencarian orang hilang dalam kecelakaan laut di Perairan sekitar Kecamatan Kesui dan Teor dilakukan melalui udara dengan menggunakan Pesawat PSDKP yang sudah take off dari Langgur sekitar pukul 09.00 WIT”, Jelas Kapolres SBT.

Selain pencarian melalui udara, Kapal KM Paus 01 juga menyisir laut dari arah Tenggara Tual menuju Lokasi kejadian.

Kapolres juga membenarkan proses pencarian menggunakan kapal KM Paus 01 dari tual menuju lokasi kejadian namun hingga kini belum ada informasi.

“Saya juga mendapat informasi kalau kapal KM Paus 01 juga bertolak dari tual menuju lokasi kejadian namun apakah kapal tersebut sudah sampai atau belum, kami juga belum dapat informasi terkini dari sana” jelas Kapolres.

Kapolres juga menambahkan selain pesawat PSDKP dan KM Paus 01 melalukan pencarian terhadap 8 orang yang belum di temukan, Anggota Kamtibmas dan Babinsa serta warga setempat juga melakukan proses pencarian menggunakan kapal ikan (Kapal timbang) di seputaran lokasi kejadian.

“Sejak Kamis (24/3) kemarin, anggota saya dan Babinsa setempat juga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian menggunakan kapal ikang (Kapal Timbang) namun terkendala cuaca buruk, namun hari ini kembali melakukan proses pencarian”, tambah Kapolres.

Informasi yang dihimpun headlinemaluku.com, pesawat milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) maupun KM Paus 01 sudah tiba di lokasi kejadian dan terus melakukan pencarian bersama Basarnas dan Bakamla Tual.

Berikut Nama- nama korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan naas itu:

  1. Rinto (Pegawai inspektorat SBT).
  2. Ismail Hatalaa (Pegawai inspektorat SBT)
  3. Ibrahim Kilwouw (Staf inspektorat SBT)
  4. Jafar Rumatiga (Masyarakat)
  5. Saida Keliobas (Masyarakat)
  6. Hairudin (Anak umur 3 tahun) anak dari ibu saida Keliobas
  7. Fajrin Rumadaul (Staf Bapeda SBT)
  8. Samsia Rumodar (Masyarakat). (HM01)